Blogger Widgets Mohammad Apriyansyah

murid

Sabtu, 12 Juli 2014



Review film taree zameen paar




Created BY :
Mohammad apriyansyah
46113320008


KATA PENGANTAR
        Tidak ada orang pada masa kini yang mengenal psikologi, bagaimanapun psikologi telah menyentuh semua bagian aspek kehidupan termasuk dalam mengubah pandangan kita terhadap sekitar. Karena psikologi mempengaruhi begitu banyak aspek kehidupan kita, penting juga kiranya bagi mereka yang tidak bermaksud memperdalam diri dalam disiplin ilmu ini sekedar mengetahui fakta-fakta dasarnya. Pelajaran psikologi dapat memberikan pengertian yang lebih baik tentang sebab-sebab mengapa, misalnya, orang berpikir dan bertindak seperti yang mereka lakukan, dan memberikan pandangan untuk menilai perilaku dan reaksi yang akan anda lakukan sendiri.
       Singkatnya, psikologi penting bagi mereka yang dalam kehidupannya selalu berhubungan dan bersama orang lain. Psikologi dibutuhkan atau dipelajari oleh mereka, yang dalam tugas dan jabatannya akan bekerjasama dengan orang lain. Itulah inti kegunaan psikologi.
        Gambaran singkat tentang makalah ini, ialah membahas tentang pengamatan kami terhadap film taree zamer paar film ini mengisahkan anak berkebutuhan khusus yang orang tua , guru dan orang di sekitar nya kurang memahami keadaan yang di alami oleh anak berkebutuhan khusus.
      Terimakasih kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan kami kekuatan dan kesehatan untuk dapat menyelesaikan makalah ini dan terimakasih kepada Pak Fahrul Rozi, M.Psi  yang telah menginstruksikan kami untuk menyusun makalah ini yang membahas tentang pengamatan pandangan kami selama.
Akhirnya kami mengucapkan terimakasih kepada semua yang terkait atas terbentuknya makalah dengan pembahasan ini.



Bab I
Pendahuluan

A.   Latar belakang masalah
        Taar zameer paar film ini menceritakan seorang anak bernama Ishaan Nandkishore Awasthi. Dia adalah seorang anak berusia delapan tahun yang tidak menyukai sekolah. Setiap pelajaran dirasakan sulit baginya dan ia terus-menerus gagal ujian. Guru dan teman sekelasnya menjadikan Ishaan sebagai bahan penghinaan. Di sisi lain, Ishaan memunyai dunia yang penuh keajaiban yaitu negeri ajaib penuh dengan warna dan binatang animasi. Seni, meskipun tidak ada yang menyadari hal ini pada awalnya.
         Kondisi di rumah, Ayahnya, Nandkishore Awasthi, adalah seorang eksekutif sibuk yang sukses dan mengharapkan yang terbaik dari anak-anaknya. Ibunya, Maya Awasthi, adalah seorang ibu rumah tangga yang frustrasi oleh ketidakmampuannya untuk membantu Ishaan. Di sisi lain, Kakak Ishaan’s Yohaan adalah seorang pelajar yang sukses. Setelah mengetahui kondisi masalah Ishaan, orang tua Ishaan memutuskan bahwa anaknya harus dikirim ke sekolah asrama.
B.   Rumusan masalah
A.   Jelaskan kategori special need ishan ?
B.   Jelaskan parenting style ishan ?
C.   Jelaskan peranan sekolah dalam pendidikan anak  berkebutuhan khusus ?
D.   Apa efek tidak mengerti anak berkebutuhan khusus ?
E.    Bagaimana proses pembelajaran jika guru mengerti special need ?
F.    Prilaku apa yang muncul pada anak special need ?
Bab II
Pembahasan
A.   Kategori special need Ishaan
        Ishaan seorang anak kelas 3 SD berumur 9 tahun mengalami kesulitan membaca dan menulis, ishaan sulit mengenali huruf ini di buktikan pada buku tulis ishaan yang tidak dapat di bace jelas, huruf yang tidak beraturan tata letak nya dan sulit menyambungkan satu huruf untuk menjadi satu kata.
      Sebuah kondisi ketidakmampuan belajar pada seseorang yang disebabkan pada kesulitan melakukan aktivitas membaca dan menulis disebut disleksia. Penderita disleksia secara fisik tidak terlihat sebagai penderita. Penderita disleksia juga sulit menerima perintah secara bersamaan seperti buka buku bahasa indonesia hal-34 paragraph 4, sulit menggabungkan huruf menjadi kata.
        Ishaan juga menderita diskalkulia ishann tidak dapan mengerjakan soal hitungan yang di berikan oleh guru nya, diskalkulia adalah istilah yang di gunakan untuk menggambarkan ketidak mampuan belajar yang spesifik di bidang matematika. Ini juga disebut kebutaan bilangan.
Ishaan juga menderita disgraphia ini diketahui dengan cara peulisan ishaan yang tidak dapat lurus dengan garis dan ishaan tidak dapat menulis huruf dengan baik.


B.   Parenting style Ishaan
       Ishaan Nandkishore Awasthi mempunyai kedua orang tua, ayah nya bernama Nandkishore awasthi dan ibu nya bernama Maya Awasthi, ayah ishan bersikap otoriter terhadap ishan, dia selalu menghendaki apa yang dia ingin kan tanpa persetujuan dari ishan, dan selalu memperlakukan tindakan kasar jika ishaan melakukan kesalahan.










        Karena ishaan tidak kunjung ada perubahan ke arah lebih baik , maka ayah ishan memutuskan untuk memindahkan ishaan ke sekolah berasramah. Dan ibu nya ishaan ( maya awasthi ) bersikap demokratis dan karena iya dapat lebih mengerti ishaan tetapi kadang sifat nya pun tegas terhadap ishan muncul ketika ayah ishaan bersikap keras maka ibu ishaan pun akan terbawa oleh sikap suami nya tersebut.
C.   Peranan sekolah dalam pendidikan anak berkebutuhan khusus
       Peranan guru sangat penting dalam memotivasi dan membimbing anak berkebutuhan khusus agar menjadi anak-anak yang berhasil di kemudian hari, ishaan tidak mendapatkan peranan guru yang baik dalam kegiatan belajar nya, guru guru disekolah ishaan tidak mengerti tentang keadaan ishan, guru-guru di sekloah ishaan selalu menghukum dan memarahi ishaan karena ishaan tidak dapat mengikuti pelajaran dengan baik.
Gangguan yang dialami ishaan tidak bisa membaca dan menulis membuat semua guru beranggapan ishaan sangat bodoh. 

D.   Efek tidak mengerti anak berkebutuhan khusus
       Anak berkebutuhan khusus seharus nya memiliki perhatian lebih dari kedua orang tua, guru dan orang orang disekitar nya. Ketidak tahuan kedua orang tua dan guru di sekolah ishaan akan kondisi ishaan yang memiliki suatu gangguan membuat ishaan semakin tertekan, guru di sekolah yang selalu menghukum ishaan, dan kedua orang tua yang selalu memarahi ishaan membuat mental ishaan semakin jatuh.
        Pada akhirnya kedua orang tua ishan memutuskan memindahkan sekolah ishaan ke sekolah berasrama, justru membuat ishaan semakin terpuruk dan deperesi, di sekolah itupun terjadi hal yang sama, hukuman demi hukuman di terima ishaan karena tidak bisa mengikuti pelajaran dengan baik, guru yang tidak mengerti sama sekali tentang keadaan ishaan membuat ishaan semakin terpuruk dan menjadi anak yang pendiam.
.
        Anak berkebutuhan khusus adalah anak-anak yang memiliki kekurangan yang ada di dalam diri mereka dan memerlukan perhatian, pembelajaran, dan bimbingan khusus dari orang-orang terdekat mereka. Anak berkebutuhan khusus juga memiliki kelebihan disamping kekurangan yang mereka miliki, orang tua dan guru pembimbing seharusnya lebih mengerti tentang anak berkebutuhan khusus tentang cara pendidikan nya,pembelajaran nya dan bibingan nya. Ketidak tahuan tentang anak berkebutuhan khusus akan memngakibat kan mental dari anak tersebut jatuh, depresi, tidak ada nya kepercayaan diri. Disinilah peran keluarga dan guru untuk membangun mental dan kepercayaan diri anak berkebutuhan khusus, agar mereka dapat menjalankan kehidupan mereka selayak nya anak anak normal lain nya.

E.   Proses belajar jika guru mengerti anak berkebutuhan khusus
       Pada pelajaran sebelum nya ihsaan selalu mendapat hukuman dari guru di sekolah nya karena ishaan tidak dapat belajar dengan baik seperti teman teman nya, karena hukuman prilaku guru di sekolah tersebut yang membuat ishaan menjadi depresi, kehilangan kepercaan diri dan semangat belajar nya, tidak ada nya dukungan dari keluarga semakin membuat ishaan terpuruk.
         Ishaan kembali mendapat kepercayaan diri setelah datang seorang guru yang bernama raam shankar nikumb, raam shankar nikumb mengetahui keadaan ishaan yang mengalami kesulitan dalam belajar karena manderita dysleksia, raam shankar nikumb berusaha membuat kepercayaan diri ishaan kembali.
       Guru yang mengerti keadaan anak berkebutuhan khusus akan membuat proses perkembangan anak tersebut menajadi baik dan bukan tidak mungkin akan menjadi anak-anak yang cerdas, jika tidak mengerti keadaan tersebut, tentu nya kan membuat anak yang memiliki kebutuhan khusus menjadi depresi dan kehilangan kepercayaan diri. Proses pembelajaran anak anak berkebutuhan khusus memang memerlukan strategi khusus agar dapat membantu mereka mengembangkan cara berfikir dan belajar, seorang guru yang baik tentu dapat melakukan srtategi yang baik pula, seperti yang di lakukan raam shankar nikumb dengan mengubah pola belajar ishaan dan cara pembelajaran nya.


F.    Prilaku yang muncul pada anak berkebutuhan khusus
        Anak berkebutuhan khusus terkadang memang memiliki tingkah laku/prilaku yang berbeda dalam kehidupan nya, dalam film taree zameer paar ishaan pada awal nya ishaan sering menangkap ikan ikan kecil di dekat rumah nya dan mengumpulkan nya dalam suatu tempat, ishaan juga sering mengumpulkan barang-barang yang ia temui di jalan, selain itu ishaan juga memiliki kemampuan menggambar dan melukis yang sangat bagus.
       Anak berkeutuhan khusus tidak selama nya berprilaku aneh, di balik kekurangan nya pasti ada kelebihan seperti anak normal lain nya, setiap anak memilik kemampuan dan kelebihan yang berbeda. Penjelasan teori attatchment bowlby atau teori kemelekatan :
1.     Seorang anak dilahirkan akan selalu untuk melekat pada orang tua nya /orang yang mengasuh nya.
2.     Seorang anak akan dapat mengatur prilaku dan menjaga hubungan kelekatan dengan orang yang dekat dengannya yang merupakan kunci kemampuan bertahan hidup nya secara fisik dan psikologis.
3.     Perkembangan sosial sangat berhubungan dengan perkembangan kognitif nya
4.     Seorang anak akan memelihara hubungan dengan orang lain jika orang tersebut banyak menunjukan fungsi nya yang bertanggung jawab pada diri anak itu.
5.     Jika orang tua tidak mampu menjalankan fungsi nya dalam memenuhi kebutuhan anak , maka anak akan mengalami hambatan dalam perkembangan emosi dan kemampuan berpikirnya.
6.     Prilaku anak seperti tersenyum , memanggil , menangis, mengelayut , menunjukan prilaku kelekatan pada orang yang ada dihati anak.
       DR. Nicola brunswick dalam jurnal learning and individual differences mengatakan “ banyak penderita disleksia lebih suka menyelesaikan masalah dengan cara berpikir dan bertindak dari pada berbicara. Hal ini dapat membantu mereka mengembangkan kemampuan yang diperlukan dalam dunia artistik dan kreatif “.

   




Bab III
Kesimpulan
       Setiap anak memiliki kelebihan dan kekurangan  masing masing, orang tua, guru disekolah harus memahami tentang anak berkebutuhan khusus. Jika tidak mengerti mendidik anak berkebutuhan khusus mereka akan menjadi depresi dan pasti nya akan gagal dalam menjalan kan kehidupan sehari hari nya. Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang harus mendapatkan perhatian lebih dari orang tua dan guru. 

        Dalam hal pendidikan anak berkebutuhan khusus guru di sekolah memerlukan strategi khusus dalam pembelajaran nya, seperti cerita guru seni raam shankar nikumb yang mempunyai strategi yang baik dalam mendidik ishaan. Guru yang tidak mengerti cara pembelajaran anak berkebutuhan khusu akan membuat anak tersebut gagal dalam kegiatan pembelajaran.
        Setiap anak adalah permata yang akan bersinar jika di tangani dengan baik, mereka mempunyai kelebihan dan kekurangan masing masing, gali lah kelebihan setiap anak dengan pendidikan dirumah ataupun disekolah. 








Kamis, 03 Juli 2014

kunjungan panti sosial



Laporan observasi panti social
Created by : mohammad apriyansyah
46113320008





PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
           Fenomena yang terjadi di kota besar saat ini, membuat sebagian masyarakat enggan untuk mengurus kedua orang tuanya yang sudah lanjut usia. Akhirnya dengan gampang saja, mereka menitipkan kedua orang tuanya kepanti panti jompo disekitar. Alasan mereka sangat sederhana, akibat terlalu sibuk dipekerjaan sehingga tidak mempunyai waktu untuk mengasuh orang tuanya. Mereka menitipkan orang tuanya dengan maksud supaya mendapatkan perawatan yang lebih dari setiap perawat ataupun pengurus panti yang merawatnya. Tak heran di kota-kota besar  yang padat dengan segala bentuk aktivitasnya berdiri panti-panti yang khusus mengurusi  lansia .
            Panti Jompo identik dengan tempat penampungan bagi orang yang sudah tua. Yang menjadi pertanyaan : kategori orang tua bagaimana sebenarnya yang layak ditampung oleh Panti Jompo?
Yang memang sebatang kara dan tidak punya sanak saudara yang bisa merawatnya.
Yang masih memiliki sanak saudara bahkan yang masih memiliki anak dan cucu tapi tidak mau bisa merawatnya.
            Kita semua pasti setuju kalo orang tua tersebut layak ditempatkan di Panti Jompo dimana ada petugas atau sukarelawan yang bisa menemani dan merawat mereka melalui hari-hari tua mereka yang. Ada alasan mengapa sanak saudaranya tidak bisa merawat mereka apalagi yang masih mempunyai anak atau cucu.








B.     Pelaksanaan kegitan
1.      Tempat dan waktu kunjungan

Kunjungan panti jompo dilakukan pada tanggal 31 Maret 2014 bertempat di Panti werdha JL. Raya bina marga No.79 Cipayung Jakarta Timur.

2.      Permasalahan
       Pada permasalahan kali ini saya akan membahas tentang keadaan suatu penghuni panti werdha :
Nama                : Pak Sumiji
Umur                : beliau tidak ingat berapa umur nya sekitar 65 tahun
Alamat asal      : tangerang
Agama             : islam
Jenis kelamin   : laki – laki
Lama dipanti    : 3 bulan 

3.      Gambaran umum
·         Pak sumiji tidak ingat tentang apa yang dilakukan nya tadi pagi bahkan satu jam sebelum nya, ini merupakan penurunan daya ingat yang drastis.
·         Pak sumiji tidak dapat berkomunikasi dengan baik dan menanggapi pembicaraan ini menunjukan penurunan dalam berargumentasi.
·         Pak sumiji jarang sekali ikut aktiv dalam setiap kegiatan yang di lakukan di panti seperti pengajian, senam bersama , dan memainkan kesenian ini menunjukan adanya gangguan tingkah laku dan disorientasi
·         Pak sumiji sangat sulit untuk berfokus pada lawan  bicaranya
4.      Gambaran fisik
·         Mengalami gangguan penglihatan, berbicara, konsentrasi, persepsi dll.
·         Stres emosional
·         Merasa tidak sehat fisik
·         Tidak meminati kegiatan yang di lakukan di panti
5.      Wawancara
Saya berusaha merangkum pembicaraan dengan pak sumiji :
1.      Sudah berapa lama pak sumiji tinggal di panti ?
Jawaban : saya tidak ingat
2.      Pak sumiji masih punya keluarga ?
Jawaban : masih
3.      Keluarga sekarang tinggal di mana pak ?
Jawaban : saya lupa daerah nya
Saya berusaha mewawancarai teman sekamar pak sumiji dan petugas yang merawat pak sumiji bahwa memang tingkah laku pak sumiji agak berbeda, pak sumiji tidak memiliki ingatan yang baik tentang apa yang di lakukan nya, saya mencoba mencari permasalahan / gangguan yang dialami pak sumiji, dan saya mendapatkan jawabanya tentan penyakit dimensia.
        Mungkin sudah biasa jikalau seseorang yang berusia lanjut menderita penyakit pikun/dimensia , tapi apa sih penyebab pikun/dimensia tersebut :
Banyak orang mengalami penyakit lupa tersebut ,terutama oleh seseorang yang berusia diatas 60 tahun meskipun bias saja terjadi pada usia muda , penyakit tersebut bias saja dialami biasa disebut dengan pikun .
Pikun secara istilah berarti menurun nya kemampuan kognisi ( berfikir ) dengan indikasi menurun nya daya ingat , menurun nya kemampuan penalaran , serta menurun nya kemampuan menyelesaikan masalah sehari-hari. Pikun disebabkan oleh gangguan pada jaringan otak dan semakin lama akan bertambah parah . dalam dunia medis pikun dikenal dengan istilah DIMENSIA yang berarti kemunduran fungsi intelektual dan sosial seseorang secara pelahan lahan.
Pikun/dimensia disebabkan oleh beberapa faktor yaitu :

1.      Faktor usia
         Semakin tua seseorang maka akan semakin pikun. Hal tersebut memang benar adanya karena penyebab pikun adalah usia yang semakin bertambah. Orang yang berusia 60 tahun dikategorikan dengan lansia. Lansia pada umumnya akan lemah mengingan hal-hal baru yang dijumpai / dipelajari. Hal itu disebabkan oleh hilang nya motivasi para lansia untuk mengingat hal tersebut , kemampuan pendengaran yang semakin lemah , dan juga kerena kurang nya perhatian terhadap objek yang dipelajari. Jadi sangat wajar jika para lansia mengalami penyakit pikun.
2.      Menurunnya fungsi sel syaraf otak
Menurunnya fungsi sel syaraf otak menjadi salah satu penyebab penyakit pikun. Sel syaraf otak yang rusak akan membuat kemampuan mengingat dan berfikir menjadi lemah. Salah satu penyakit yang menyerang sel syaraf otak adalah ALZHEIMER . ALZHEIMER adalah sindrom dengan apoptosis sel-sel otak pada saat yang hamper bersamaan . sel – sel syaraf pada pendeita Alzheimer tidak memiliki kemampuan memulihkan synapse yang sudah rusak / aus. Padahal , kemampuan stabilisasi atau regenerasi synapse dalam kondisi normal tetap ada pada sel syaraf manusia lanjut usia. Orang yang pikun karena Alzheimer ini mengalami penurunan yang drastic kemampuan regenerasi sel syaraf yang mana sebagian diakibatkan oleh mutasi genetika dan sebagian lagi diakibatkan oleh pengerasan protein tertentu didalam otak.
3.      Faktor makanan dan gaya hidup
Konsumsi makanan yang tidak sehat dapat mempercepat seseorang menjadi pikun, misalnya mengkonsumsi makanan berlemak secara rutin dalam jumlah yang banyak. Makanan berlemak dapat menghambat peredaran darah ke otak sehingga mengurangi fungsi otak . begitu juga dengan gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok , konsumsi minuman beralkohol , narkoba , dan obat – obatan terlarang juga meningkatkan potensi pikun dalam diri.
4.      Stress
        Stress adalah suatu kondisi dimana banyak tekanan / masalah yang menyebabkan seseorang menjadi tegang baik syaraf maupun mental dan mempengaruhi prilakunnya. Seseorang yang strees cenderung tidak terkontrol dalam prilaku dan makanannya . pada saat seseorang mengalami stress maka sel – sel di hippocampus ( bagian otak sebelah dalam ) terpaksa bekerja lebih keras sehingga otak menjadi mudah lelah dan rusak.
5.      Factor tidur
        Tidur adalah aktivitas yang dilakukan setiap orang karena tidur merupakan sarana beristirahat secara alami. Tidur yang ideal bagi seseorang ( selain bayi ) adalah 6 – 8 jam . tetapi jika tertidur lebih dari 8 jam sehari semalaman maka akan mudah cepat terkenya penyakit pikun , begitu juga jika seseorang kekurangan tidur 6 jam sehari semalaman.
6.      Pengobatan untuk dimesia
Dalam sebagian kasus dimensia tidak dapat disembuhkan. Para peneliti membuat terobosan ke pengobatan yang dapat memperlambat progresifitas dimensia.
Inhibitor colinestaerase sering diberikan selama tahap awal, terapi kognitif dan prilaku juga dapat berguna.
Beberapa studi telah telah menemukan bahwa terapi music dapat membantu pasien dengan dimensia.
7.      Tips mencegah dimensia / pikun
       Demensia adalah penyakit yang sering menyerang orang di usia lanjut. Ketika mengalami demensia, seseorang akan kehilangan ingatan atau bahkan berubah kepribadian.

Terdapat dua macam demensia, yaitu Alzheimer yang disebabkan oleh bagian otak yang tak berfungsi serta demensia vaskular yang disebabkan kurangnya darah ke otak. Beberapa kasus demensia juga bisa disebabkan oleh kelainan genetik.

Meski begitu, demensia masih bisa dicegah, bahkan pada orang yang sudah tua. Berikut adalah beberapa langkah untuk mencegah demensia, seperti dilansir oleh Times of India (09/01).

1. Makan ikan
Penelitian menunjukkan bahwa asam lemak omega-3 mampu mencegah Alzheimer dan demensia. Untuk itu, lebih banyak konsumsi ikan air dingin seperti tuna, salmon, sarden, atau konsumsi suplemen minyak ikan yang kaya omega-3.


2. Jangan stres
Stres bisa membuat otak bekerja keras. Sebuah penelitian di Swedia pada tahun 2010 menunjukkan bahwa wanita yang sering stres lebih berkemungkinan menderita demensia ketika tua. Untuk itu, sebaiknya jangan mudah stres. Jika Anda mulai stres, segera periksakan diri ke dokter dan atasi stres Anda.

3. Tidur cukup
Mendapatkan tidur yang cupu sangat penting bagi kesehatan tubuh dan otak. Pasien yang mengalami kesulitan tidur seringkali dikaitkan dengan munculnya penyakit Alzheimer di kemudian hari. Pastikan anda mendapatkan waktu tidur yang cukup setiap hari.

4. Hindari alkohol
Kebiasaan minum alkohol dan merokok bisa meningkatkan risiko Alzheimer hingga tujuh tahun ke depan. Berhenti merokok bisa melancarkan peredaran darah ke otak. Begitu juga dengan kebiasaan minum alkohol yang sebaiknya dikurangi.

5. Bersosialisasi
Demensia bisa dicegah dengan pergaulan yang aktif dan seringnya bersosialisasi dengan orang lain. Bersosialisasi dengan orang lain diketahui mampu meningkatkan koneksi otak, sehingga tidak mudah terluka di kemudian hari. Jadi, jangan suka menyendiri. Berkumpullah dengan banyak orang untuk ngobrol atau sekedar bertukar kabar.

6. Hindari junk food
Demensia juga bisa dipengaruhi oleh makanan yang Anda konsumsi. Sebuah penelitian mengaitkan gula darah diabetes, tingginya kadar gula dan lemak pada darah, dengan Alzheimer. Untuk mencegah Alzheimer, sebaiknya hindari makanan yang mengandung lemak jenuh dan kolesterol jahat. Penuhi kebutuhan gizi Anda dengan mengonsumsi sayuran serta buah-buahan.

7. Latihan mental
Tajamkan otak Anda dengan permainan yang bisa mengasah otak, seperti puzzle, catur, dan lainnya. Aktivitas yang mengasah otak akan menguatkan koneksi antara sel saraf dalam otak. Hal ini akan membuat otak semakin kebal terhadap kerusakan. Setidaknya Anda harus sering membaca buku untuk membuat otak tetap aktif.

8. Menjaga kesehatan jantung
Menjaga jantung juga penting untuk menjaga kesehatan otak. Semua ini mengenai peredaran darah yang lancar. Otak menggunakan sekitar 20 persen oksigen pada darah yang mengalir ke seluruh tubuh. Untuk itu, jangan lupa untuk berolahraga untuk menjaga jantung tetap sehat. Anda tak harus ke pusat kebugaran setiap hari. Sekitar 20 menit olahraga setiap hari sudah cukup untuk menjaga kebugaran.

.


KESIMPULAN
Berdasarkan uraian yang dipaparkan diatas dapat disimpilkan bahwa pak sumiji mengalami gangguan kongnitif yaitu gangguan daya ingat atau dimensia ,  yang ditandai dengan sulit nya berkomunikasi, memang penyakit dimensia sulit untuk disembuhkan tetapi lebih baik mencegah nya dari sedini mungkin dengan pola kehidupan yang sehat. Karena mencegah lebih baik dari pada mengobati.


     


DAFTAR PUSTAKA

1.      Guyton, Arthur C & John E. Hall. Korteks Serebri; Fungsi Intelektual Otak; dan Proses Belajar dan Mengingat dalam Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi 9. Jakarta 1997 : EGC. Hal. 909-926
2.       Sadock B, Sadock V A. Kaplan & Sadock, Demensia dalam Buku Ajar Psikiatri Klinis, Edisi 2. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta. 2010. Hal. 57-66
3.      www.merdeka.com /sehat/8-cara-mencegah-dimensia-di-usia-tua.html